Fakta Aneh dan Mencengangkan, tentang Istilah “NKRI HARGA MATI”

images (74)

Kalangan Kristen rupanya sudah sejak lama mencanangkan bahwa indonesia harus menjadi Negara Kristen Republik Indonesia, segala daya dan upaya telah mereka lakukan baik dengan cara halus, dengan cara membujuk dan dengan cara yang sangat kasar bagaimanapun kehendak mereka supaya Indonesia harus berubah menjadi Kerajaan Tuhan Yesus di dunia, dalam arti menjadi NEGARA KRISTEN REPUBLIK INDONESIA ( NKRI ), jadi bagi anda yang berjiwa nasionalis kebangsaan yang tinggi tapi beragama Islam harus berfikir 1000 x mengatakan bahwa NKRI ADALAH HARGA MATI, kalau kita telaah dan perhatikan dengan seksama bahwa yang banyak mengatakan dan mengungkapkan istilah NKRI HARGA MATI adalah kalangan yang beragama Kristen, sedangkan mereka yang beragama Islam ikut terprovokasi dan ikut ikutan latah menjadi antek antek phobia terhadap Islam.

Itulah Fakta nyata yang kita dapati, apalagi adanya laporan dan informasi dari kalangan mantan pendeta dan mantan pastur yang telah menjadi Muallaf, dan beberapa diantaranya adalah pastor / pendeta senior yang dulunya punya jabatan penting dalam lembaga keorganiasasian Dewan Gereja dan Perwalian Gereja Indonesia.

Disamping itu kita juga melihat dari fakta sejarah, kedatangan Belanda Kristen, Portugis Kristen, Spanyol Kristen dan Inggeris Kristen ke negeri negeri Islam di Nusantara, adalah dalam misi melanjutkan perang salib, dan menjajah Negeri negeri Islam di Nusantara dalam missi melanjutkan kebencian mereka terhadap kejayaan Islam.

Kita dapati juga ungkapan dari sejumlah tokoh missionaris yang sudah mendeklarasikan Indonesia masa depan menjadi negara Kristen. Ibarat “lahan”, Indonesia sudah siap untuk di panen.

Indonesia, negeri muslim terbesar didunia, kini siap bertranformasi menjadi negara Kristen Republik Indonesia. Lebay???? Provokasi???? Oh,tidak bisa !!! Simaklah pernyataan gembong gembong missionaris terkemukan di Indonesia, yang terangkum dalam buku berjudul Transformasi Indonesia : Pemikiran dan proses Perubahan yang dikaitkan dengan kesatuan tubuh kristus (Jakarta: Metanoia, 2003).

Buku setebal 97 halaman itu memuat mimpi dan ambisi missionaris. Isinya artikel ringkas namun ideologis dari berbagai tokoh kristen dan aktivis missionaris di indonesia, seperti  Pdt Natan Setiabudi, Niko Njotoraharjo, Bambang Widjaja, Eddy Leo, Ery Prasadja, Iman Santoso, Jeff Hammond, Rahmat T Manulang, Jonathan Pattiasina, dan Daniel Pandji. “Agresivitas kristen di dunia Islam memang sebuah keniscayaan

“Kepadaku telah di berikan segala kuasa di syurga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama bapa dan anak dan roh kudus”.(markus:28: 18-19).

Dalam buku tulisan H Berkhof dan IH Enklaar, Sejarah gereja (badan penerbit kristen,1962) yang menggariskan urgensi dan strategi menjalankan misi kristen di Indonesia : “Boleh kita simpulkan,bahwa indonesia adalah suatu daerah pekabaran injil yang di berkati Tuhan dengan hasil yang indah dan besar atas penaburan bibit firman Tuhan.

Jumlah orang kristen sudah 45 juta lebih, akan tetapi jangan kita lupa……di tengah tengah 250 juta penduduk!  Jadi tugas zending gereja  muda di benua ini masih amat luas dan cepat”.

MENOLAK PIAGAM JAKARTA

Sudah sewajarnya bila dalam sidang sidang BPUPKI tahun 1945, perwakilan Islam memperjuangkan terbentuknya Negara yang berlandaskan Islam. Hal ini dituangkan dalam rumusan pembukaan UUD 1945 ( Piagam Jakarta ) yang memuat “tujuh kata” fundamental: “KeTuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Konsep pembukaan inilah yg disebut Piagam Jakarta. Pada sidang BPUPKI 11 juli 1945, tokoh kristen asal maluku bernama Latuharhary, memprotes piagam jakarta. Soekarno dan KH Wachid Hasjim membela. Soekarno menegaskan, piagam jakarta adalah hasil jerih payah BPUPKI yang paling kompromistis.

Gagal membendung aspirasi tersebut melalui persidangan, pihak kristen indonesia timur melalui Bung Hatta mengultimatum : jika indonesia tidak mengubah mukadimah UUD 1945 hasil sidang BPUPKI (piagam jakarta), maka indonesia bagian timur tidak akan mau bergabung dengan indonesia.

Demi kemerdekaan dan keutuhan Negara, para pemimpin Islam mengalah lagi. Mencatat hal ini, DR M Natsir menyatakan: “menyambut hari proklamasi 17 agustus kita bertahmid. Menyambut hari besoknya,18 agustus,kita beristighfar. Insya ALLAH umat Islam tidak akan lupa” (M Natsir: tanpa toleransi takkan ada kerukunan, dalam buku Fakta dan Data, Media Dakwah,1991).

Piagam jakarta menjadi musuh abadi kaum nasrani. Hal ini misalnya tergurat dalam tulisan Pater Wijoyo SJ yang berjudul “Tiada Toleransi Untuk Piagam Jakarta” di majalah katolik,”Hidup”,no 27 thn 1989.

Tokoh katolik CSIS yang juga pembela israel, J Soedjati Djiwandono, di harian suara pembaruan (09/02/2004) menulis :“Mukaddimah UUD 45 tidak sakral, perlu di ganti”.

Menurut Ardian Husaini (anggota komisi kerukunan umat beragama MUI), misi tulisan Djiwandono itu adalah indonesia seharusnya negara sekuler, yang memisahkan politik dari agama. Dengan kata lain, kemerdekaan dan eksistensi NKRI bukanlah atas berkat Rahmat Allah yang maha kuasa.

Dalam tulisannya yang berjudul “Transformasi-Kairos bagi Indonesia”, DR Jeff Hammond, pemimpin gerakan sekota berdoa, menceritakan salah satu kisah sukses misi kristen di Indonesia : “setelah peristiwa G30S/PKI, terjadi masa kairos di indonesia sehingga dalam 6 tahun (1965-1971) ada lebih tujuh juta orang di pulau jawa menerima yesus sebagai Tuhan dan juru selamat. Tuaian itu telah berjalan terus dan banyak gereja dimana-mana telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa dan berbagai gerakan yang mulai lahir telah berdampak selama 1970-1980-an. Pada tahun 1997, suatu masa kairos baru di indonesia telah mulai dan sekarang sedang berjalan dan sedang menuju suatu klimaks dan ledakan besar kuasa Tuhan yang akan membawa transformasi besar bagi seluruh bangsa indonesia.”

Di era reformasi, kaum misionaris Kristen secara terbuka menyatakan tekad dan ambisinya untuk mengkristenkan Indonesia. Ev. Daniel Pandji, Fasilitator Jaringan Do’a Nasional, menulis dalam makalahnya yang berjudul “Transformasi Indonesia” (hal. 53).

“Sebagaimana Tuhan telah mentransformasi banyak Negara dan kota di berbagai belahan dunia, tentunya kita sebagai orang beriman, percaya bahwa Tuhan juga rindu untuk mentransformasikan bangsa kita Indonesia”. Daniel melanjutkan, “saya percaya bahwa saat ini pasca reformasi adalah masa atau kairos kesempatan Tuhan sedang dinyatakan.

Pada paragraph berikutnya, ia menghasung umat Kristen untuk terlibat dalam mengubah Indonesia menjadi Negara salib, “Yang kita rindukan adalah perubahan secara rohani yang dilakukan oleh Tuhan sendiri. Kita akan menjadi para penyalur berkat rohani dan otoritas Tuhan yang akan menjadi agen-agen perubahan untuk mengubah atmosfer suatu kota dan bangsa” (hal 53).

“Indonesia merupakan sebuah ladang yang sedang menguning, yang besar tuaiannya ! Ya, Indonesia siap mengalami transformasi besar. Hal ini bukan suatu kerinduan yang hampa, namun suatu pernyataan iman terhadap janji firman Tuhan… dengan memeriksa firman Tuhan, kita akan sampai kepada kesimpulan bahwa Indonesia memiliki prakondisi yang sangat cocok bagi tuaian besar yang ia rencanakan” demikikian ungkapan Dr. Bambang Widjaja, Gembala Sidang Gereja Kristen Perjanjian Baru, dalam tulisannya berjudul “Indonesia Siap Mengalami Transformasi”.

Ia meyakinkan kaum missionaris, bahwa usaha transformasi dalam aspek kehidupan masyarakat dengan mudah terlaksana. Baik transformasi bidang sosial, ekonomi, politik, budaya dan nilai-nilai kerajaan Allah akan mudah menyentuh masyarakat. Artinya, berdirinya Negara Kristen Republik Indonesia (NKRI) akan tercapai.

Yang menarik, target penguasaan terhadap Indonesia yakni pada tahun 2020. Pada tahun ini, para missionaris akan berusaha hukum dan peraturan-peraturan Tuhan (Kristen) dapat tegak di bumi pertiwi ini, berjuta-juta orang akan menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru selamat pribadi (hal 58).

Maka dapat dikatakan bahwa sejatinya umat Kristen tidak rela tunduk kepada ideology RI yaitu Pancasila. Mereka merasa tidak nyaman hidup di bawah naungan ke-bhineka tunggal ika-an. Mereka tidak sudi dipimpin oleh orang islam, meskipun islamnya abangan atau sebatas KTP. Siapa sebenarnya yang hendak melawan Negara ini dan menghancurkannya ??, umat islam atau umat kristiani ? Seperti yang terjadi di papua ada OPM, Maluku ada RMS semuanya beragama Kristen, tetapi dibiarkan saja oleh Pemerintah RI karena sudah terbelenggu dalam ikatan perjanjian dengan cukong cukong jahat kalangan kristiani.  Berbeda jika seandainya OPM atau RMS itu beragama islam, sudah pasti 10.000 Batalyon, 100 Tank dan puluhan pesawat tempur akan dikerahkan kesana, seperti yang pernah terjadi di Aceh, Jawa Barat dan barusan saja di Poso Sulawesi.

Melihat  kondisi ini apakah impian mereka untuk menjadikan tahun 2020 sebagai tahun tuaian bisa tercapai atau pada akhirnya Negara Kristen Indonesia terwujud?  Maka untuk itu umat Islam harus waspada dan bersatu dalam system kepemimpinan Islam dan mempersiapkan diri supaya jangan terkecoh dengan apa yang mereka lakukan di negeri ini, dan tentunya tidak ikut ikutan latah mempopulerkan istilah NKRI HARGA MATI, karena ungkapan itu adalah sebagai alat mereka untuk mewujudkan cita cita terwujudnya NKRI ( Negara Kristen Republik Indonesia )   Ummat Islam harus selalu memahami agamanya dengan benar agar tidak terjebak masuk pada perangkap mereka dan selalu waspada untuk menghadang apa yang mereka rencanakan.

Seharusnya Ummat Islam menyatakan  ikrarnya bahwa ” Negara Islam Indonesia adalah HARGA MATI” dan harus di perjuangkan bagi Ummat Islam Bangsa Indonesia, sehingga fitnah bagi Ummat dan bangsa ini bisa hilang. 

وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ لِلَّهِ فَإِنِ انْتَهَوْا فَلا عُدْوَانَ إِلا عَلَى الظَّالِمِينَ
Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang lalim. ( QS Al Baqarah : 193 ) 
وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ وَأَخْرِجُوهُمْ مِنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ وَلا تُقَاتِلُوهُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتَّى يُقَاتِلُوكُمْ فِيهِ فَإِنْ قَاتَلُوكُمْ فَاقْتُلُوهُمْ كَذَلِكَ جَزَاءُ الْكَافِرِينَ
Dan perangilah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu ; dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidilharam, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir. ( QS Al Baqarah : 191 )

wallahua’lam bishawab.

27 respons untuk ‘Fakta Aneh dan Mencengangkan, tentang Istilah “NKRI HARGA MATI”

  1. Ini bukan Akun PALSU.
    Saya muslim.
    Lailaha illa Allah, Muhammad Rosulu Allah.
    Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) “NKRI HARGA MATI” tetap akan sya tanam pda jiwa raga sya dan anak cucu sya.
    Indonesia bukan Negara Agama,
    Indonesia itu Negara berAgama.
    Nasionalisme yang tinggi adalah saling menghormati atas semua perbedaan demi satu tujuan Binneka Tunggal Ika berasaskan PANCASILA.

    Suka

    1. Alhamdulillah komentar dari Bung Ahmad Fauzan, perlu dipahami pengertian agama itu apa…? kalau dalam bhs arab di katakan dengan Dien, Din atau dien berasal dari Bahasa Arab (Ad Diin). Secara bahasa, dien berarti tradisi, perilaku, perhitungan, kekuasaan, hukum, ketaatan, balasan, peraturan. Secara istilah umum dien dapat juga diartikan sebagai agama. Dien Islam berarti peraturan – peraturan Allah untuk mengatur umat manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

      Dilihat dari arti bahasa, dapat disimpulkan dien itu adalah suatu sistem kehidupan yang saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya dan tidak dapat dipisahkan. Berarti dien Islam adalah suatu sistem kehidupan Islam yang diridhoi oleh Allah untuk mengatur kehidupan manusia. Sedangkan kehidupan manusia itu tidak hanya menyangkut hubungan seorang hamba kepada Tuhannya tetapi aspek kehidupan lainnya seperti idiologi, hukum, perundang-undangan, keuangan, politik dan lain sebagainya. Jika kita hanya mengartikan dien itu sebagai agama Islam, ditakutkan akan mengkerdilkan arti dari dien Islam itu sendiri. Padahal dien Islam itu lebih besar dari itu. Karena dien Islam berarti suatu sistem Islam untuk mengatur segala aspek kehidupan manusia baik muslim maupun non-muslim.
      Dari Pengertian Agama/Dien diatas dapat kita pahami bahwa Agama/Dien itu adalah suatu sistem aturan hidup yang mengatur kehidupan manusia baik dengan penciptaNya (Tuhan) maupun antar manusia itu. Jadi dalam suatu negara pasti punya sistem aturan hidup yang mengatur warga negaranya, sistim aturan hidup itu dibuat berdasarkan landasan hidup / Idielogi yang dimiliki oleh negara tersebut. Jadi kalau landasan hidupnya / ideologinya adalah Pancasila, maka secara jelas Agama / dien nya adalah pancasila, kalau landasan hidupnya / ideologinya adalah islam maka jelas agama/Diennya adalah Islam pula, begitu juga kalau landasan hidup/ideologinya komunis/sosialis, liberalis,Nasrani,Yahudi. Nah sekarang Bung Ahmad Fauzan Menyatakan dengan kalimat syahadatain bahwa anda adalah seorang Islam, tapi dalam kehidupan sehari hari anda diatur menurut sistem aturan Pancasila, apakah itu bukan musyrik namanya…??? anda waktu berhadapan pada Allah waktu shalat meng ikrarkan bahwa hidupku , ibadahku dan seluruh aktifitas hidupku sampai matiku hanya semata mata untuk Allah Pengatur Alam semesta, kemudian setelah shalat pernyataan itu anda ingkari, karena anda beraktifitas bukan mengikuti aturan pengatur Alam semesta, tapi mengikuti aturan yang dibuat oleh manusia manusia yang menjadi wakil anda di DPR, yang mana mereka dalam membuat aturan itu sama sekali tidak ada berdasarkan al qur’an dan hadist rasulullah SAW tapi menurut nilai nilai yang terkandung dalam Pancasia yang tidak jelas batasannya. semua mereka buat berdasarkan pikiran pikiran mereka yang masing masing mempunyai latar belakang agama, partai politik yang berbeda dan masing masing juga punya misi dan tujuannya sendiri sendiri, atau mungkin saja berdasarkan pesanan orang yang berkeinginan atas aturan aturan itu.Sudah dapat dipastikan aturan yang dilahirkan itu sangat jauh dari berkesesuian dengan aturan Sang Pengatur Alam Semesta. Maka wajarlah dengan aturan itu terjadi kerusakan pada manusia dan alam lingkungan. Karena secara fitrahnya Manusia dan Alam ciptaan Allah, maka dianya harus tunduk pada aturan pencipta manusia dan Alam itu, bukan kepada aturan yang dibuat oleh manusia.
      Jadi Kalau Indonesia adalah negara berAgama, agama apa….?? yang pasti adalah agama Pancasila, bukan agama Islam, bukan Agama Kristen, atau agama lainnya. Dan Agama Pancasila adalah agama baru tapi lama, karena Istilah Pancasila itu diambil dari kitab Negara Kartagama yang merupakan salah satu kitab agama Hindu Budha yang dulu pernah ada di Nusantara ini (ingat orang orang pakar Pancasila mengatakan bahwa nilai nilai Pancasila itu di ambil dari akar budaya nenek moyang kita = yaitu hindu budha bukan dari Islam), dan kalau ditanyakan pada orang hindu budha yang di Bali, maka Pancasila adalah ajaran dasar dalam agama mereka,apa lagi istilah Bhineka Tungal Ika diambil dari istilah yang ada dalam agama Hindu Budha itu. Berarti sekarang ini kembali tegaknya kekuasaan MAJAPAHIT RAYA dengan Ideologi PANCASILA nya. JADI adalah merupakan kewajaran (Sunnatullah bergilirnya kekuasaan di muka bumi) kalau hari ini ISLAM datang lagi ke Indonesia ini untuk menghancurkan kembali Budaya Jahiliyah MAJAPAHIT RAYA dan menggantinya dengan DAULAH ISLAMIYAH / Negara Islam Indonesia ( kalau dulu Kesulthanan Islam Nusantara ).

      Suka

      1. meskipun PANCASINLA diambil dari ajaran dasar dalam agama mereka,apa lagi istilah Bhineka Tungal Ika diambil dari istilah yang ada dalam agama Hindu Budha itu bukan berarti kita menomer 2 kan islam. meskipun kita mentaati dan mematuhi sistem idiologi, hukum, perundang-undangan, keuangan, politik dan lain sebagainya. kita juga tidak meninggalkan ajaran-ajaran islam dan akan tetap mengamalkannya

        Suka

      2. Itulah letak beda pemahaman anda tentang agama yg hanya berkaitan dengan hubungan ritual atau ubudiyah kepada Allah saja. Tapi anda gagal memahami bahwa islam itu adalah agama yg sempurna diturunkan oleh Allah melalui rasulnya. Islam adalah agama yg mengatur segala segi kehidupan manusia mulai dari urusan ritual/ubudiyah, politik, ekonomi, kemasyarakatan, pertahanan dan sosial. Tidak seperti agama lain yg hanya mengatur tentang hubungan pribadi manusia dg tuhannya sedangkan urusan politik, ekonomi, sosial, pertahanan dan kemasyarakatan agama tdk boleh ikut campur. Itulah pemahaman agama yg sempit dan picik.

        Suka

    2. Saya pribadi setuju dgan bung ahmad fausan. Kita orang indonesia, leluhur kita bukan agama hindhu, bukan agama budha, bukan agama islam, dan bukan agama kristen. Agama agama itu agama agama pendatang. Itu barang import made in luar indonesia. Mereka yg fanatik dengan budaya masalalunya adalah korban zaman, tapi yg mecaci dan menganti budaya leluhurnya dengan budaya pendatang adalah mati gantung diri ( tanpa dasar yg jelas )
      Apakah dengan masuk hindu budha otomatis leluhur kita dari india, atau dengan masuk islam otomatis leluhur nenek moyang kita dari tanah arab ? Apapun agama kita bukankah tetap leluhur nenek moyang kita orang indonesia ?
      NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA adalah HARGA MATI karena di Republik inilah debu tulang belulang nenek moyang kita lahir dan mati sebelum melahirkan kita, bukan di india bukan juga di tanah Arab sana.

      Suka

  2. maaf.. tapi ingat ini baik-baik…
    jangan sekali-sekali memecah PERSATUAN DAN KESATUAN NKRI atau kalian akan merasakan kemarahan RAKYAT INDONESIA

    Suka

    1. Negara Islam Indonesia tdk pernah memecah belah rakyat Indonesia, malah Negara islam menyatukan seluruh unsur suku yg ada, coba baca sejarah kekuasaan islam sejak zaman rasulullah Muhammad sampai bisa berkuasa sampai ke benua eropa dan sampai ketimur asia semua warga / penduduk hidup dalam damai dan tenang termasuk orng orng bukan beragama islam dilindungi hidup dan kehidupan mereka. Inilah yg harus diperjuangkan untuk tegak kembali. Bukan hidup dalam jajahan sistim jahiliyah pancasila yg tidak jelas dan ngambang. Faktanya anda dapat rasakan sekarang bgmn islam dan ummat islam diperlakukan secara tdk adil,padahal hidup dinegeri yg mayoritas islam, tapi dibawah kendali sistem yg tidak islam, maka tunggulah kehancuran.

      Suka

  3. Semua yang disampaikan baik, namun tidak semua atau belum semua mendapat hidayah shg tdk semua memahami hal ini dgn sempurna. Khususnya yg belum memahami makna kaaffah, dan apalagi kpd orang yang mengimani quran sebagian dan kafir sebagian tdk tahu bahwa mereka sama dgn kafir yg sesungguhnya.
    Banyak bersabar dan Teruslah berjuang. Semuga Allah memberikan hidayahnya kepada semua umat islam bangsa indonesia, Amien

    Suka

  4. Kenapa bendera yg dipakai disitus ini merah putih dg adanya bulan sabit dan bintang?
    Apakah situs ini sebagai salah satu propaganda untuk membentuk negara islam???
    Perlu diklarifikasi terhadap konten2 dari situs ini…..sumbernya??
    Valid kah???

    Suka

    1. Bendera yang ditampilkan itu adalah bendera resmi Negara Islam Indonesia, dan Situs ini adalah merupakan sarana resmi pemerintah negara islama indonesia dalam menyampaikan berita, tulisan dan informasi lainnya, jadi apa yang di muat dalam situs ini adalah valid dan merupakan tanggung jawab pemerintah negara islam indonesia dalam berjuang.

      Suka

      1. Owaalaahh..jadi admin ini menolak negara kristen tp untuk menularkan ideologi negara islam..alhamdulillah sudah mengaku, kita jadi lebih mudah dlm memahami isi otak anda. Jazakumullah khairan katsir..😁

        Suka

  5. Apakan bisa diartikan bahwa para ulama dan kyai yang turut membidani kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia masih kalah pemahaman dan ilmu agamanya dengan yang menulis artikel diatas, karena mau dan menerima Pancasila sebagai asas negara?

    Suka

    1. Bukan kalah pemahaman dan ilmu agamanya, malah dalam forum itu terjadi perdebatan seru membahas bentuk negara menurut islam, sampai dibahas juga tentang pentingnya menegakkan kembali khilafah, hanya karena kelicikan kaum nasionalis sekuler, semua kesepakatan dalam sidang BPUPKI dan PPKI sampai dalam sidang Panitia sembilan jadi hilang tak bermakna karena dihapusnya kalimat “penting” dalam kesepakatan itu, dengan pengkhianatan yang tentunya tidak pernah dilupakan oleh ummat islam.

      Suka

  6. Subhanallah. Allahuakbar. Mari kita rapatkan barisan untuk menghadapi usaha Kristenisasi ini. NU Muhammadiyah Persis harus hadapi kaum Salim secara bersama. Jangan ter belah2. Allah akan melindungi kita. Amin

    Suka

  7. Di manakah pusat NII itu sekarang ?… apakah masih dalam kepemimpinan Islam zaman Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo di Malangbong Garut

    Suka

      1. Apakah tdk menjadi suatu masalah keamanan apabila bnar imam NII itu di publikasikan secara detail nama nya melalui situs ini?

        Suka

      2. Alhamdulillah, memang sudah saatnya Imam untuk tampil secara bertahap, pertama diperkenalkan siapa namanya, kemudian di munculkan berbagai tausiah beliau dalam bentuk tulisan untuk dipahami orang banyak, dan Insya Allah suara beliau akan ditampilkan juga secara audio supaya ummat islam dalam mengenal beliau dari suaranya, kemudian kalau Allah sudah memberikan izinNYa dan itu memang sudah saatnya, maka beliau secara fisikpun akan tampil kepermukaan masyarakat dan ummat Islam, Semua ini adalah bentuk dan langkah dari pemerintah NII dalam perjuangan Tegaknya Negara Islam Indonesia dan diterima oleh seluruh masyarakat dan Ummat Islam , Insya Allah

        Disukai oleh 1 orang

  8. Subhanallah…teruslah berjuang menegakan yg haq…meng islamkan orang islam… ada saatnya fathul makkah akan kita raih dg ridho-NYA

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s