Paradigma Baru Negara Islam Indonesia

PARADIGMA BARU NII , di tulis oleh  Jeffrey Ahmad Assayyaf ,  Warga Negara Karunia Allah NII
Bicara NII dengan paradigma baru memang menarik. Proklamasi NKA NII memiliki semangat yang abadi sampai menembus batas waktu dan teritorial, langkah Bp. Assyahid Imam SMK menjadi legenda yang menarik untuk direaktualisasikan dalam era kapanpun dan di manapun. Ideologi NII adalah ideologi Islam yang akan terus membara dalam setiap zaman.

LATAR BELAKANG PENDIRIAN NKA NII

Lahirnya NII banyak dituding oleh banyak pihak karena sakit hati, dan bersifat spontanitas, lahir pada saat terjadi vacuum of power di Republik. Sejak 1926 telah berkumpul para ulama di Arab dari berbagai belahan dunia, termasuk H.O.S Coktoaminoto guna membahas rekonstruksi khillafah Islam yang runtuh pada 1924. Sayangnya hasil syuro para ulama tidak berkelanjutan. Tidak membuahkan hasil.

SM. Kartosuwiryo yang merupakan orang kepercayaan Cokroaminto menindaklanjuti usaha rekonstruksi khilafah Islam dengan menyusun brosur sikap hijrah berdasarkan keputusan kongres PSII 1936. Kemudian pada 24 April 1940, beliau bersama para ulama mendirikan institut shuffah di Malangbong. Suatu laboratorium pendidikan tempat mendidik kader-kader mujahid, seperti di zaman Nabi SAW , institut shuffah yang didirikan telah melahirkan pembela-pembela Islam dengan ilmu Islam yang sempurna dan keimanan yang teguh. Alumnus shuffah kemudian menjadi cikal-bakal lasykar Hizbullah-Sabilillah. Lasykar Hizbullah-Sabilillah tidak diizinkan ikut ‘hjrah’ ke Yogyakarta mengikuti langkah yang diambil tentara RI, sebagai akibat dari kekonyolan tokoh-tokoh politiknya. Lasyakar yang tinggallah yang menjadi cikal-bakal TII.

Selanjutnya pada tanggal 10 pebruari 1948 diadakan konferensi dii Cisayong yang menghasilkan keputusan membentuk Majelis Islam dan mengangkat SMK sbg Imam/Pangti DI/TII. Pada tgl 20 Desember 1948 dikumandangkan jihad suci melawan penjajah Belanda dengan dikeluarkan maklumat Imam yang menyatakan situasi negara dalam keadaan perang, dan diberlakukan hukum Islam dalam keadaan perang.

Setelah 9 bulan seruan jihad suci, maka tiba saatnyalah pada 7 Agustus 1949 diproklamirkan berdirinya NII yang dikumandangkan ke seluruh dunia. Lahirnya NII sesungguhnya bukanlah hasil rekayasa manusia, melainkan af’alullah, yaitu program langsung dari Allah SWT. Makanya Imam SMK, apabila menulis NII selalu diawali kalimat NKA (Negara Karunia Allah). Tujuan dan program yang diemban pemerintah NII adalah menyadarkan manusia bahwa mereka adalah hamba Allah dan berusaha menegakan khilafah fil ardhi.

BENTUK NEGARA KARUNIA ALLAH

Pendirian NKA NII mengacu pada Negara Madinah pada zaman Rasulullah pasca runtuhnya kekhalifan Islam yang terakhir di Turki pada tahun 1924. Hukum yang melandasi Negara Madinah atau hukum kenegaraan (sosial kemasyarakatam antara umat beragama) adalah Hukum Islam. Maka Negara Islam Indonesia pun dalam Qanun Azasi-nya yakni Bab I, pasal I, menegaskan:

1. Negara Islam Indonesia adalah Negara Karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada bangsa Indonesia.
2. Sifat Negara itu Jumhuryah (Republik) dengan sistem pemerintahan Federal.
3. Negara menjamin berlakunya Syari’at Islam didalam kalangan kaum Muslimin.
Negara memberi keleluasaan kepada pemeluk agama lainnya, didalam melakukan ibadahnya.

Pasal 2 Qanun asasi meyebutkan :
1. Dasar dan hukum yang berlaku di Negara Islam Indonesia adalah Islam.
2. Hukum yang tertinggi adalah Al-Qur’an dan Hadits sahih.

LEMAHNYA KADER PELANJUT NII

Amat disayangkan memang dengan apa yang terjadi sesudah terjadinya revolusi fisik mempertahankan proklamasi NII, Ketahanan/detterminasi banyak para kader dan tokoh NII ternyata tidak sekuat imamnya, melempem. Dalam pengantar buku Sepak terjang KW 9 AbuToto dejelaskan, bahwa penyebab kemunduran NII disamping aksi kontra intelijen agen-agen RI adalah karena kurang disiplinnya dan cerobohnya TII, mudah saja seorang TII yang kaslan (berhenti berjuang) diterima kembali karena merekrut kader yang potensial, yaitu Sersan Mayor TNI Ukon Sukandi. Akibatnya seluruh keputusan syura,, berita penting, rencana dan nota rahasia Bp. Imam SMK bocor dan diketahui musuh karena seluruh berita keluar masuk Jawa harus melalui Jakarta, melalui si infiltran Ukon Sukandi. Akibatnya apa? Rencana Kartosuwiryo mudah dicounter, bahkan KUKT APNII yang baru pulang menggalang wilayah Aceh menjadi NBA NII tertangkap di Jakarta tahun 1953.

Kemudian yang lebih parah adalah ikrar bersama 32 tokoh DI/TII pada 1 Agustus 1962 yang menyatakan gerakan NII yang mereka ikuti adalah sesat, sekaligus menyatakan penyesalan dan permintaan ampun pada mayarakat. Lebih dari 13 tahun mereka terlibat dalam revolusi islam, gampang saja sesudah itu mereka membuat ikrar bersama tersebut. Semoga Allah mengampuni mereka. Selanjutnya para tokoh NII malah “tidur” terlelap dalam mandi minyak pertamina dan tanah atas fasiliitas pemberian pemerintah RI sebagai bagian proses rehabilitasi sehingga menimbulkan kecemburuan bagi mujahiddin yang lain.

Namun bagaimanapun, proses di atas adalah proses seleski alam, yang akan membedakan mukmin dan munafik, membedakan emas dan tembaga (Qs:9/16). Mereka yang mukminlah yang dijadikan acuan untuk berlanjutnya perjuangan NII. (QS:5/54)

LANGKAH-LANGKAH PERJUANGAN MEMBENTUK KHILAFAH

Kekuatan perjuangan Darul Islam yang diproklamasikan oleh SM. Kartosuwiryo sesungguhnya terletak dalam kemampuan mengatur, menyusun dan menyelenggarakan susunan ketentaraan dan susunan organisasi kenegaraan NII. Pergerakam menuju berdirinya Negara Islam Indonesia sejak tahun 1948 telah dirumuskan dalam langkah-langakah yang jelas, namun mengapa pada akhirnya mujahid besar ini ditangkap lawan dan ditinggalkan pengawalnya sendiri, ini merupakan hal yang menarik untuk dicermati. Setelah tertawan, SM kartosuwiryo menolak untuk mencabut proklamasi, membatalkan jihad dan menyatakan menyerah. Beliau lebih memilih syahid dari pada hidup hina. Syahidlah yang dikejarnya yang membuat dirinya selalu hidup (QS: 3/169).

Bila kita lakukan kilas balik pada tahun 1948 Para ulama di Cisayong dalam Majlis Islam (MI) dalam suatu konferensi menyepakati langkah perjuangan haruslah melalui langkah-langkah berikut :
1. Mendidik rakyat agar cocok menjadi warga negara Islam.
2. Memberikan penjelasan kepada rakyat bahwa Islam tidak bisa dimenangkan dengan Feblisit (pemilhan umum,referendum)
3. Membangun daerah basis.
4. Memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia.
5. Membangun Negara Islam Indonesia sehingga kekoh ke luar dan ke dalam, dalam arti, di dalam negri bisa melaksanakan syari’at Islam seluas-luasnya dan sesempurna-sempurnanya, sedang keluar, sanggup berdiri sejajar dengan warga negara lain.
6. Membantu perjuangan muslimin di negri-negri lain sehingga cepat bisa melaksanakan wajib sucinya (berdirinya negara Islam di negerinya masing masing).
7. Bersama negara-negara Islam membentuk Dewan imamah Dunia untuk mengangkat khalifah dunia

Jadi tidak ada ceritanya pembentukan negara Islam dengan feblisit atau referendum, Sunnatullah adalah dengan cara jihad fisabilillah bi makna qital dahulu (QS:2/216 dan 9/41), baru sesudah itu ada profesionalisme, harus ada sebagian yang menjadi cendikiawan/ulama untuk mengingatkan para mujahiddin (QS:9/122).

Bagaimana kondisi fase langkah diatas sekarang? Imam SM Kartosuwiryo memprediksikan bahwa NII akan bangkit kembali setelah 30 tahun. Insya Allah mungkin yang dimaksud dalam era reformasi ini, dimana terjadi kebangkitan ideologi-ideologi lama yang dikubur di masa orde baru. Saat ini memang masyarakat menglami disorientasi, dislokasi dan disposisi, muncul keinginan mencari sistem alternatif yang lebih mapan. Sistem Islam insya Allah yang ideal. Kita bisa mengkilas balik pada deklarasi para ulama dalam Majelis Islam di Cisayong tahun 1948.

 

Muslim Sejati – Bandung

7 respons untuk ‘Paradigma Baru Negara Islam Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s