Fatwa Para Ulama Mujahidin Terkait Wajibnya Berperang Mempertahankan Tanah Syam dari Serangan IS

Putusan (Fatwa) dari Para Ulama Mujahid Mengenai:
Serangan Daulah Baghdadiyah Terhadap Mujahidin
BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAAHIIM

Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Alhamdulillah. Shalawat dan Salaam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Rasulullah saw, keluarga, sahabat dan siapa pun yang mengikuti mereka.

Amma ba’du

Sebagai respon terhadap permintaan dari sejumlah Mujahidin di Syam dari para ulama untuk mengeluarkan fatwa (putusan Islam) mengenai gerak laju pasukan Daulah Baghdadiyah (kelompok IS) yang menyerang posisi Mujahidin di Sawran dan sekitarnya [dan] menanggapi Ayat di mana Allah menyebutkan “Dan ingatlah ketika Allah mengambil perjanjian dari orang-orang yang diberi kitab suci [yaitu mengatakan], Hendaklah kamu benar-benar menerangkan (isi Kitab itu) kepada manusia, dan janganlah kamu menyembunyikannya” (Ali-Imran: 187)

Maka kami memutuskan menandatangani Fatwa mengenai masalah itu sebagai berikut:

Segala Puji hanya bagi Allaah, Shalawat dan Salam semoga tercurah di atas Nabi, keluarga beliau dan para Shahabat beliau, amma ba’du …
Telah menjadi satu hal yang tidak tersembunyi bagi siapa pun dengan beberapa pemahaman bahwa medan jihad Syam telah mengalami kemenangan dan penaklukan terbesar dalam beberapa kali yang menimbulkan tanda-tanda kepanikan yang sangat jelas pada tiran Bashar dan sekutu-sekutunya. Ketika Bangsa Islam (Kaum Muslimin) menunggu kemenangan selanjutnya, tiba-tiba pasukan Baghdadi menikam punggung para Mujahidin di Sawran untuk memperpanjang umur tiran ini dan menghentikan kemajuan yang telah diraih oleh Mujahidin terhadap posisi-posisi Rezim.

Berdasarkan perkembangan situasi tersebut. Kami mengeluarkan putusan fatwa bahwa:

WAJIB HUKUMNYA UNTUK MENGUSIR DAN MENOLAK SERBUAN PASUKAN DAULAH BAGHDADIYAH DAN MEMBELA TANAH AIR BANGSA ISLAM DAN TIDAK DIIZINKAN UNTUK MENYERAHKAN TANAH SYAM KEPADA MEREKA.”

Karena telah jelas keyakinan rusak yang mereka pegang itu, telah jelas pula agresi dan penindasan yang mereka lakukan terhadap umat Islam bagi siapa pun yang memiliki wawasan.

download-18

Allah berfirman:. “Tetapi orang-orang yang membela diri setelah dizhalimi, tidak ada alasan untuk menyalahkan mereka. Sesungguhnya kesalahan hanya ada pada orang-orang yang berbuat zhalim kepada manusia dan melampaui batas di bumi tanpa mengindahkan kebenaran. Mereka itu mendapat siksa yang pedih (Asy-Syura: 41-42)

Dan telah jelas pula apa yang diriwayatkan dari para ulama kita, (Semoga Allah mengampuni dosa mereka) mengenai wajibnya memukul mundur penyerang yang menyerang sebagaimana pernyataan Ibnu Taimiyah (semoga Allah merahmatinya): “Telah diketahui bahwa seseorang ketika dia diserang, diperbolehkan untuk mempertahankan diri sebagaimana yang telah disahkan dalam As-Sunnah dan Ijma (konsensus para ulama) “[Majmu’ Fatwa al Kubra : 27/239].

Banyak ulama lain juga memerintahkan wajibnya seseorang membela diri terhadap serangan para penyerang. Tidak ada pembedaan antara apakah penyerang adalah kafir atau Muslim, apakah penyerang adalah berpikiran waras atau gila , dewasa atau belum dewasa, apakah si penyerang adalah sosok yang tidak bersalah atau bersalah atau apakah penyerang adalah manusia atau tidak.

Situasi ini tidak berbeda dalam hal ini (kasus serangan Jamaah Baghdadiyah/ IS).

Oleh karena itu, jika basis-basis Mujahidin terletak jauh dari wilayah bahaya atau terletak di sebuah desa yang jauh (dari serangan IS), maka selama mereka yang berada di tempat konflik dan sekitarnya tidak cukup untuk mengusir serangan Jamaah Baghdady/IS maka itu adalah wajib bagi setiap orang di negeri Syam untuk menolak agresi Jamaah Baghdadi/IS dan mengusirnya dari tanah Syam.

Kami meminta kepada Allah ta’ala agar ia menjadikan makar mereka (Jamaah Baghdadiyah/IS) menghantam diri mereka sendiri dan agar Allah ta’ala sudi untuk membantu Mujahidin di jalan Allah dan menjaga meneguhkan kaki mereka.

Penanda Tangan Fatwa :

Syaikh Abu Qatada al Filistini
Syaikh Abu Muhammad al Maqdisi
Syaikh Dr Sami al Uraydi
Syaikh Sadiq al Hashimi
Syaikh Muslih al Alyani
Syaikh Abu Sulaiman al Ustrali
Syaikh Abu Azzam al Jazrawi
Syaikh Al Mu’tasim Billah al Madani
Syaikh Dr Abdullah al Muhaysini

2 respons untuk ‘Fatwa Para Ulama Mujahidin Terkait Wajibnya Berperang Mempertahankan Tanah Syam dari Serangan IS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s